Jumat, 26 Desember 2014

5 Top Programmer’s Pick Editor

Jika Seorang prajurit bergantung pada senjata yang ia gunakan, maka seorang programmer pun bergantung pada programming editor yang ia gunakan. kapabilitas sebuah alat bantu sangat menentukan jalannya perkodingan karena sebuah editor semestinya juga sebagai otak kedua. dengan editor programmer dapat dibantu dengan menghafal syntax, syntax highlighting, defined function, documentation, bahkan compile. saya memilih 5 top Programming Editor yang selama ini menemani saya programming.

awalnya saya mencoba visual editor yang mampu membuat dan menempatkan element html dengan hanya drag and drop, wysiwyg (what you see is what you get). seperti dreamweaver, tapi kemudian saya beranggapan bahwa seorang programmer bukan hanya bisa men “drag and drop” element, tapi memahami sebuah bahasa yang sesungguhnya, bahasa yang menjembatani antara hardware dan brainware dalam sebuah pemrogramman. programmer harus paham dan hafal sebuah syntax/perintah dalam bahasa pemrogramman, walau manusiawi seorang programmer lupa, disinilah letak editor sebagai bantuan. bukan hanya karena malas kemudian tidak mempelajari buat apa sebuah syntax dan kapan ia dibutuhkan.

dalam memilih editor setidaknya ada beberapa pertimbangan yang saya lakukan yaitu :

a. syntax highlighting, jadi bisa membedakan mana variabel, function, defined keywords, string, integer, dan lainnya dengan warna-warni yang berbeda.

b. autocomplete, seorang programmer pada saatnya sampai pada level, melewatkan syntax, alias lupa entah karena lama tidak digunakan atau benar-benar lupa, nah disinilah tugasnya editor untuk mengingatkan. atau jika masih ingat mempercepat penulisan syntax.

c. Code Folding, kadang setelah menulis koding tanpa terasa mencapai ribuan baris, dan ketika ingin mengedit sering kali kesulitan menemukan ujung blok kode tertentu misal untuk switch, while, atau if else. code folding bisa membantu dengan menyingkat tampilan baris dengan menyembunyikan blok kode yang kita tidak perlu.

d. Error Checking, perlu agar ketika mengcompile ataupun ketika release koding kita sudah bugfree. simple syntax seperti echo pun bisa typo menjadi ehco, setidaknya dengan dibantu editor sudah setengah jalan mencari kutu dibelantara koding.

e. Multi Programming Language, semua fasilitas diatas bisa diaplikasikan dalam sebuah Editor akan lebih bagus. tanpa perlu gonta-ganti editor sudah bisa semua programming

f. Compiling, untuk non web programming, seperti java, yang membutuhkan compile untuk bisa menjalankan aplikasi yang baru dibuat.

maka 5 editor pilihan saya adalah :

EditPlus

url : http://www.editplus.com 

os : Windows

editor ini adalah editor pertama kali setelah beranjak dari editor visual, editor ini mempunyai 4 fasilitas  dari 6 fasilitas diatas, yang tidak ada adalah error checking dan compiling. karena memang editor ini lebih ditujukan untuk pemrograman PHP dan HTML. yang syntax error bisa diketahui ketika diproses oleh server. memang frustasi ketika error reporting keluaran server tidak menyebutkan pasti di line berapa error terjadi. 

EditPlus hadir dengan harga $35 untuk 1 non expired user license dan free minor updates dan 1 major updates.

 

Gbr. 1 EditPlus

Sublime Text

url : http://www.sublimetext.com/3

os : Multi (OS X, Windows, Ubuntu)

Tidak terlalu jauh perbedaan antara editplus dan sublime text hanya saja dia mempunyai fungsi compile/build yang saya juga belum pernah mencoba. sublime text saya gunakan untuk mendebug aplikasi berbasis android dengan menggunakan corona sdk. selain ringan sublime Text hadir dengan pilihan color scheme yang berbagai macam, sehingga memudahkan programmer mengubah scheme sesuai selera. berbeda dengan edit plus yang mengharuskan adanya perubahan manual per item tampilan.

image

Gbr. 2 Sublime Text

Notepad++

url : http://notepad-plus-plus.org/

os : windows

Masih ada satu lagi yang setipe dengan sublime dan EditPlus, yaitu Notepad++. program ini bukan turunan dari program notepad di windows walau namanya hampir sama. Notepadd++ mempunyai fasilitas mulai syntax highlighting, folding dan auto completion. tapi sayangnya seperti kedua editor sebelumnya, belum mendukung error checking dan themes nya masih manual per item.

 

Eclipse

url : http://www.eclipse.org/ide/

os : Multi (Windows, Linux, Mac OS)

Eclipse adalah Editor yang memanjakan Programmer. bagaimana tidak ? semua fasilitas yang dibutuhkan programmer telah tersedia. Eclipse merupakan editor tak berbayar yang telah sejak lama digunakan oleh programmer. Eclipse menyediakan bantuan yang dibutuhkan programmer seperti syntax highlighting, code folding, auto completion, error checking, multi programming dan compiling. tidak hanya berjalan di system operasi Windows, Eclipse juga hadir di system operasi Linux dan Mac OS. Eclipse standar hadir dengan fasilitas untuk Java Programming. dengan addons, kita bisa mengubahnya menjadi text editor untuk PHP, Javascript atau Android tanpa menghilangkan kemampuannya compiling Programming Java. themes pun bisa kita sesuaikan dengan mood menggunakan addons eclipse color themes. Eclipse juga bisa diintegrasikan dengan maven, atau digunakan untuk css preprocessor seperti LESS atau Sass, atau upload ke GitHub biar bisa di share juga bisa. wuih…keren khan ?

Eclipse sudah dianggap sebagai Swiss Army Knife bagi programmer. setidaknya saya dan ribuan bahkan jutaan programmer lainnya. tapiiii…. kelemahannya juga ada, baru satu sih yaitu : memory heap yang gede. that’s it. pernah make koding di laptop yg memorynya cm 2 GB, langsuung ngelag…plus manyun. jadi ya 4 GB is totally recommended.

 

Zend Studio

url : http://www.zend.com/en/products/studio

os : Multi (Windows, Linux, Mac OS)

Editor yang satu ini mempunyai semua kemampuan Eclipse, karena memang base core platformnya dari Eclipse, ditambah dengan webserver integration Zend Server dan Zend Framework, atau juga Zend Guard, langsung edit server code via ssh connection, Cloud Deployment, dan banyak lagi.

sebagai pengembang yang mengembangkan PHP, Zend emang ga nanggung-nanggung bikin software pendukung. salah satunya ya Zend Studio ini. saat ini Zend Studio versi 12 mengusung feature Mobile Apps Development termasuk emulator untuk aplikasi mobile yang kita develop.

harga per satu tahun free 1 year update untuk personal license adalah $89 atau sekitar Rp. 1.112.500 pada kurs 1$ = Rp. 12.500.

 

There you go, 5 Top Programmers Pick Editor by me Smile monggo dipilih sesuai selera. jangan lupa isi komentar dibawah kalo ada yang perlu didiskusikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar